Perjalanan di Swiss: Satu Hari di Luzern

Salam Travelistador! Kali ini saya mengajak teman-teman untuk mengulas sedikit tentang perjalanan saya di kota Luzern, Swiss. Luzern adalah sebuah kota di selatan kota Zürich, kota terbesar dan pusat perekonomian di Swiss. Namun perlu diingat… meskipun Zürich merupakan kota terbesar, namun ia bukan ibukota negaranya, yakni Bern. Untuk mencapai Luzern dapat ditempuh dengan kereta api dari stasiun utama keretaapi Zürich (Zürich Hauptbahnhof / Zürich HB) dengan waktu tempuh sekitar 50 menit. Sebenarnya saya cukup penasaran, kira-kira apa yang kalian pikirkan saat saya sebut salah satu nama kota ini? Beri komen kalian di bawah nanti ya! Dan kemudian, ada apa aja sih obyek wisata di kota ini? Let’s check it out!

Kapellbrücke (Chapel Bridge)

Chapel Bridge adalah sebuah jembatan kayu untuk pejalan kaki yang paling populer di kota ini, bahkan mungkin di seantero benua. Chapel Bridge mendapat nama dari sebuah kapel yang ada di sisian kota tua Luzern, yaitu Kapel St. Petrus (St. Peters-Kapelle). Jembatan ini merupakan jembatan kayu tertua di Eropa yang dibangun tahun 1333, namun sempat dilanda bencana dan terbakar di tahun 1993, kemudian direstorasi kembali sekitar satu tahun setelahnya. Panjangnya sekitar 170 meter, melintang menyeberangi Sungai Reuss di kota Luzern. Saat musim semi hingga musim panas, jembatan kayu ini dihiasi bunga-bunga di samping-samping jembatannya, sehingga membuat pemandangan lebih segar. Namun di musim dingin, ketika salju menutupi seluruh atap jembatan, adalah saat di mana Luzern menjadi salah satu kota tercantik di negeri ini!

Vierwaldstättersee (Lake Lucerne)

10981654_10206546488567995_5637260603250141448_nBaca nama danaunya aja bikin pusing ya? Hahaha! Karena Luzern adalah salah satu kota yang berbahasa Jerman, sehingga nama danaunya pun berbahasa Jerman. Danau Luzern adalah danau terbesar keempat di Swiss dan terletak di tenggara kota Luzern. “Vierwaldstättersee” secara gamblang menjelaskan nama danau ini secara geografis: dalam bahasa Jerman, “vier” artinya empat dan “see” artinya danau. Danau ini terletak atau berbatasan dengan empat kanton (istilah untuk provinsi atau negara bagian di Swiss) yaitu Luzern, Schwyz, Uri dan Unterwalden (saat ini Unterwalden dibagi menjadi 2 kanton terpisah yakni Obwalden dan Nidwalden). Di beberapa tempat, danau ini boleh direnangi ketika musim panas dan airnya pun benar-benar segar!

Luzern Altstadt (Old Town of Lucerne) & Löwendenkmal (Lion Monument)

10417543_10204599706979672_1650629828972172436_n.jpgUntuk mencapai kota tua kita harus berjalan sedikit dari stasiun keretaapi Luzern (Luzern Bahnhof) ke arah utara menyeberangi sungai Reuss. Ada sebuah jembatan besar untuk kendaraan bermotor yang bisa dilalui pejalan kaki, yang lebih dekat dengan stasiun kereta, namun boleh juga menyeberang dengan Chapel Bridge tetapi jembatan kayu ini sedikit lebih jauh ke arah barat. Setibanya di kota tua ini terdapat banyak sekali toko, restoran dan kafe di pinggir jalan yang berarsitektur medieval. Bisa dipastikan setiap langkah kalian akan penuh untuk sesi foto, karena kota ini cantik sekali!

612547361257652764d2f124312Untuk melihat ukiran patung singa Löwendenkmal, kita harus berjalan sedikit lebih jauh ke utara, dan jangan khawatir berjalan jauh di Swiss karena atmosfer dan situasinya menyenangkan sekali, tanpa sadar kamu sudah berjalan jauh untuk mencapai suatu tempat. Terletak di sebuah taman kecil di pinggir danau, monumen singa yang terbaring ini didedikasikan untuk para Garda Swiss (Swiss Guards) yang banyak terbunuh saat Revolusi Perancis di tahun 1792 ketika gerakan revolusi terjadi di Istana Tuileries (Palais des Tuileries), Paris. Di atas monumen singa ini terukir sebuah kalimat bertuliskan “Helvetiorum Fidei ac Virtuti” (“to the loyalty and bravery of the Swiss”).

Kota Luzern ini sesungguhnya tidak cukup dijelajahi dalam satu hari, karena masih banyak yang bisa ditelusuri di dalam kota ini mengagumi arsitektur bangunan dan gereja, berkunjung ke museum lukisan Picasso di Sammlung Rosengart, museum transportasi Swiss, menikmati konser di Luzern Culture & Convention Center (KKL Luzern) dan banyak day trip yang dapat dilakukan dari kota ini seperti naik ke puncak gunung Pilatus, jalan-jalan ke Engelberg dan naik kereta gantung berputar menuju puncak gunung Titlis. Mengunjungi Luzern tepat sekali dilakukan sekitar musim semi sampai musim panas karena banyak kapal pesiar yang beroperasi di Danau Luzern. Perlu diingat setiap akhir pekan dimulai dari hari Sabtu, kota akan menjadi sepi karena banyak toko yang tutup lebih awal dan di hari Minggu banyak toko yang tutup sama sekali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s